Belawan International Terminal Container – BICT Tambah 3 Unit Container Crane, Jasa Pengiriman Container Jakarta Belawan atau Belawan Jakarta Call GoGoEx Express 021 79199900, 56165000 PIN BB: 21446CBD.
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) kembali menambah kapasitas alat produksi bongkar muat di Terminal Peti Kemas Belawan International Terminal Container (BICT) berupa 3 (tiga) unit Container Crane (CC) buatan Shanghai Zhenhua Heavy Industry Co. Ltd (ZPMC) dengan nilai investasi sebesar Rp 210 Miliar. Penambahan ini untuk meningkatkan produktivitas bongkar muat serta mengantisipasi pertumbuhan bongkar muat kontainer di BICT yang terus meningkat.
General Manager BICT, M. Hidayat Alcaff menuturkan bahwa Pelindo I khususnya BICT saat ini terus berbenah terutama dalam peningkatan kinerja bongkar muat. Dari kinerja yang rendah, hanya 19-20 Box/jam dan Turn Round Time memakan waktu 7-8 hari dan terjadi antrian kapal, dan kini kinerja melonjak meningkat mencapai rata-rata 30 box perjam, dan turn round time dapat ditekan menjadi 2-3 hari pada tahun 2011 lalu.
“Saat ini kinerja bongkar muat telah mencapai 32 Box/Ship/Hour (BSH) dengan waktu sandar kapal rata-rata 2 (dua) hari. Diharapkan ke depan dengan bertambah alat dimaksud bisa menjadi lebih tinggi lagi BSH-nya dan kedepannya dapat menghemat waktu sandar kapal di dermaga menjadi rata-rata 1 (satu) hari tanpa ada kapal yang menunggu atau mengantri sehingga semakin efisien,” kata Alcaff yakin saat ditemui ketika penyandaran kapal yang membawa CC Alcaff menambahkan, dengan kedatangan 3 unit CC ini, saat ini BICT memiliki 11 unit CC, dengan didukung peralatan bongkar muat lain seperti 20 unit Transtainer, 2 unit harbour Mobile Crane (HMC), 10 unit Reach Stacker, 3 unit Side loader, 55 unit Head truck serta 56 unit Chasis. “Kami terus berbenah untuk meningkatkan kinerja dengan menambah alat dan fasilitas,” tegas Alcaff.
Terkait dengan fasilitas, Alcaff menjelaskan bahwa BICT baru saja mengoperasikan dermaga sepanjang 100 meter. “Tahun ini BICT akan membangun dermaga sepanjang 350 meter bekerja sama dengan IDB (Islamic Development Bank), dan dilanjutkan dengan penambahan 350 meter lagi sehingga total 700 meter.
Pada kesempatan yang berbeda, Direktur Operasi dan Teknik Pelindo I, Iman A. Sulaiman mengungkapkan bahwa dengan kedatangan alat ini, selaian dapat mengantisipasi pertumbuhan arus peti kemas di BICT yang terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan penggunaan kontainer dalam angkutan perdagangan dunia, penambahan ini juga untuk mendukung kelancaran arus barang dalam mendukung konektivitas pada sistem logistik nasional dan regional serta program pemerintah MP3EI mengingat letak strategis BICT dalam lalu lintas dunia yaitu Selat Malaka.
Iman menambahkan bahwa Manajemen akan selalu mengontrol kebutuhan pelabuhan-pelabuhan yang berada di wilayah Pelindo I yang meliputi empat propinsi yaitu Sumut, Aceh, Riau dan Kepulauan Riau, serta berusaha menata fasilitas, peralatan serta dermaga guna memenuhi kebutuhan pengguna jasa pada akhirnya kepuasan pelanggan. Sumber: Pelindo1.




Recent Comments